Saya Rendy Pratama Putra Incu atau cucu dari bapak Dasomi, sesuai nama blog ini D4500MI, menuliskan tentang fenomena kue lebaran
karena saya terinispirasi sudah hampir seminggu ini dirumah sedang
melakukan pembuatan kue untuk lebaran, hehehe cekidot !
Hari raya idul fitri merupakan pucak ritus dari ibadah saum, dihari
kemenangan ini seluruh keluarga umat muslim berkumpul saling maaf-maafan
mereka datang dari berbagai kota, hal ini tidak lepas dari fenomena
pembuatan kue lebaran. Pembuatan kue ini seolah-olah sudah menjadi
kewajiban para pemilik rumah terutama kaum ibu yang nantinya akan
disajikan di ruang tamu pada saat lebaran untuk menjamu para tamu/
keluarga yang bersilaturahmi, entah bagaimana awal mulanya, namun
diperkirakan tujuan pembuatan kue ini bertujuan untuk menjamu para tamu
yang hadir nanti di saat hari raya.
Ada yang tidak biasanya dari saya, di saat orang-orang menyantap
kue-kue ini pada saat lebaran, saya sendiri tidak terlalu bernafsu
memakan kue ini, karena mungkin peralihan pola makan dari bulan puasa ke
bulan biasa/ syawal, sehingga perlu melakukan adaptasi kembali.
Jadi kapan dimakan nya ? NANTI !! 1 bulaan atau 2 minggu setelah
lebaran, ini adalah masa-masa dimana kue lebaran sedang enak-enaknya
untuk dimakan, jujur ya saya sudah sering melakukan ini beberapa tahun
sebelumnya, saya melakukan hal ini karena sudah merasakan nikmat yang
luar biasa mengkonsumsi “KAKAREN” lebaran ini hahahahahah, apalagi
disajikan dengan secangkir kopi panas,hal yang sangat pantas dan
berwibawa adalah pengkolaborasian antara Kue Nastart dengan kopi hitam
berjenis kelamin Robusta, selain itu ada hal yang lebih menarik lagi
yaitu pengkolaborasian Kue Keju dengan Orange Juice atau Nut*I Sa*I,
coba saja rasakan sensasinya, apalagi disantap pada saat santai sore
hari atau malam hari bersama teman atau kekasih tercinta. Ueeeenaaak
Pooool Aslining Braaaay !
Sumber : http://rendystones.wordpress.com
